blog untuk menyelami dalamnya dunia


Ambon, Komisi I DPR-RI yang membidangi pertahanan dan keamanan, hubungan luar negeri serta informasi dan komunikasi (Infokom) menilai sitim pertahanan keamanan Indonesia saat ini sangat rapuh. “Kita seringkali kalah dengan negara lain di Asia dalam menyelesaikan berbagai sengketa. Ini dikarenakan sistim pertahanan kita sangat rapuh sehingga tidak bisa berbuat apa-apa,” kata anggota Komisi I, Permadi SH, di Ambon, Selasa.

Kerapuhan sistim pertahanan ini sangat terlihat jelas terutama dalam sengketa batas wilayah antarnegara dengan negara tetangga, termasuk lepasnya pulau Sipadan-Ligitan yang merupakan wilayah pulau terluar Indonesia. “Bayangkan saja Malaysia yang berusaha merebut Ambalat yang menjadi wilayah Indonesia dengan menabrak KRI kita dan menembak personil TNI yang sedang bertugas disana dan kita tidak berdaya menanganinya, tetapi kita tidak bisa berbuat apa-apa.

Berikut foto TNI di perbatasan:


Begitu pun di wilayah perbatasan Papua serta NTT dan Timur-Timor, kita juga kalah dan tidak mampu,” katanya. Begitu juga dengan tindakan Filipina yang mengeruk pasir pada salah satu dari sembilan pulau terluar di Provinsi Riau hingga hanya menyisakan satu pohon yang ditanam mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, bangsa ini tetap diam dan tidak mengambil tindakan tegas.

Padahal menurutnya, di jaman pemerintahan Presiden pertama RI Soekarno, pertahanan kita sangat tangguh dan ditakuti di kawasan Asia, karena jika ada yang berani langsung dilabrak habis-habisan oleh pasukan TNI saat itu. Rapuhnya pertahanan bangsa ini dikarenakan Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) Indonesia sangat lemah karena tidak didukung peralatan yang memadai dan cukup, disamping perencanaan keamanan di daerah langsung ditangani dari pusat.

Anggaran TNI sehubungan dengan itu, katanya, Komisi I telah berjuang keras agar anggaran yang dialokasikan bagi TNI yang tahun 2006 ini sebesar Rp23 triliun tidak dikurangi, sebaliknya harus terus ditingkatkan. “Sekarang semua pihak mendesak pemerintah untuk menaikkan biaya pendidikan hingga mencapai 20 persen sesuai dengan persetujuan, di mana dampaknya pasti anggaran sektor lain termasuk untuk pertahanan akan terpangkas. Tetapi kami bersikeras anggaran untuk TNI tahun 2007 mendatang harus ditingkatkan, sehingga mampu merancang kembali sistim pertahanan yang tangguh dan kuat,” katanya.

Permadi yang terkenal sebagai paranormal itu menegaskan, Tim Komisi I berjuang habis-habisan untuk terus meningkatkan anggaran bagi TNI, sehingba benar-benar tangguh dan dapat diperhitungkan negara lain. Ia mencontohkan, 10 unit panser yang dipesan dari Perancis sudah dikirim ke Lebanon untuk digunakan pasukan TNI yang bertugas sebagai pasukan perdamaian di wilayah itu, padahal belum sepeser pun yang dibayar karena anggaran yang diajukan belum dikeluarkan. “Ini semua karena Komisi I berani menjadi jaminannya serta atas perintah Presiden Prancis, kita bisa membeli peralatan tempur seperti panser yang kualitasnya sama persis dengan dipakai angkatan Prancis itu pun dengan harga khusus,” katanya.

Untuk beberapa tahun mendatang Komisi I pun telah merancang akan membeli sejumlah peralatan tempur untuk memperkuat TNI termasuk kapal selam dan kapal perang yang lebih besar dan canggih seperti yang dimiliki Jepang, serta membeli beberapa pesawat Sukhoi untuk ditempatkan di beberapa basis pertahanan. “Ini semua dilakukan agar seluruh wilayah Indonesia dapat diawasi dan negara ini semakin tangguh serta disegani negara lainnya, sehingga tidak terjadi lagi kasus-kasus sengketa batas negara yang berdampak hilangnya wilayah NKRI seperti pada kasus Pulau Sipadan-Ligitan yang lepas ke tangan Malaysia karena kita kalah di Mahkamah Internasional,” katanya.

Sumber : Antara

Comments on: "SISTIM PERTAHANAN INDONESIA RAPUH" (1)

  1. Mari kita sama2 membangun dan saling mendukung TNI sehingga angkatan bersenjata kita kembali di segani di luar negeri……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: